Skip to content

PW IPARI Jawa Timur Resmi Luncurkan Buku Pedoman Kinerja Penyuluh Agama dan Website

Surabaya – PW IPARI Jawa Timur Buku Pedoman Kinerja Penyuluh Agama dan Website Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Jawa Timur, pada Senin (12/8/2025) pukul 15.00 WIB, bertempat di Hotel Leedon & Resort Surabaya.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf Kemenag Jatim, serta Ketua Pengurus Daerah IPARI kabupaten/kota se-Jawa Timur. Kehadiran para pengurus daerah ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran penyuluh agama di wilayah Jawa Timur.

Peluncuran buku pedoman ini bertujuan memberikan panduan kerja yang lebih sistematis, terukur, dan sesuai regulasi bagi penyuluh agama. Sementara website IPARI Jatim diharapkan menjadi wadah informasi, koordinasi, dan publikasi kegiatan penyuluh agama di era digital.

Sambutan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur

“Setiap jabatan fungsional di Kementerian Agama memiliki tanggung jawab dalam melaksanakan tugas-tugas layanan di masyarakat sesuai tugas dan fungsinya masing-masing, termasuk Penyuluh Agama. Penyuluh Agama adalah pembimbing umat beragama dalam rangka pembinaan mental, moral, dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan PermenPAN RB RI No. 9 Tahun 2021 dan Keputusan Dirjen Bimas Islam Nomor 637 Tahun 2024. Penyuluh Agama adalah Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas, tanggung jawab, dan wewenang oleh pemerintah untuk melaksanakan bimbingan keagamaan, serta penyuluhan pembangunan melalui bahasa agama kepada kelompok sasaran,” ujar Kepala Kanwil.

“Saya merasakan kehadiran PW IPARI Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur sangat membantu pelaksanaan program-program dan layanan Kanwil Kemenag Jatim, khususnya dalam pembinaan serta peningkatan kompetensi dan kapabilitas profesi penyuluh agama. Dengan adanya buku pedoman ini, saya berharap kinerja penyuluh agama semakin optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.”

Acara ditutup dengan penandatanganan simbolis peluncuran buku pedoman oleh Kepala Kanwil Kemenag Jatim, dilanjutkan dengan peresmian website IPARI Jatim yang dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat. Para peserta kemudian mengikuti sesi diskusi interaktif mengenai implementasi pedoman kinerja penyuluh agama di masing-masing daerah.

Dengan diluncurkannya buku pedoman dan website ini, diharapkan penyuluh agama di Jawa Timur semakin profesional, adaptif, dan responsif terhadap tantangan zaman, sekaligus mampu menjadi teladan dalam membina umat menuju kehidupan beragama yang harmonis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *