Skip to content

Penyuluh Agama Islam KUA Kraton Gelar Bimbingan Remaja Usia Sekolah dan Edukasi Bahaya Pernikahan Dini di SMP dan SMA Mandala Nusantara Kramat Kraton Pasuruan

Pasuruan – Upaya pencegahan pernikahan dini dan peningkatan kesadaran remaja tentang pentingnya membangun masa depan yang sehat dan berkualitas terus dilakukan oleh Kementerian Agama. Melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), KUA Kecamatan Kraton Pasuruan menggelar edukasi kepada para pelajar SMP dan SMA Mandala Nusantara Kramat, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (25/08/2025) ini dibuka langsung oleh Kepala KUA Kraton, H. M. As’ari, M.Pd., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya remaja menjaga cita-cita, menunda pernikahan sampai usia matang, serta menghindari risiko pernikahan dini yang dapat berdampak negatif pada kesehatan, pendidikan, dan masa depan.

Tiga pemateri dari Penyuluh Agama Islam KUA Kraton dihadirkan dalam kegiatan tersebut. Abi Yusuf Mubarak, S.Pd.I menjadi pemateri pertama yang mengupas tuntas tentang bahaya pernikahan dini, mulai dari risiko kesehatan reproduksi hingga dampaknya pada kualitas generasi bangsa. Selanjutnya, Akhmad Sahrandi, S.Pd.I menyampaikan materi tentang stunting yang kerap terjadi akibat kurangnya kesiapan fisik dan mental dalam membina rumah tangga di usia muda. Sementara itu, Saeri, S.Pd.I memberikan penjelasan inspiratif mengenai kunci menggapai keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah serta barokah yang hanya dapat diraih melalui kesiapan lahir dan batin.

Kegiatan BRUS ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah, guru, dan para siswa yang antusias mengikuti materi. Diharapkan, edukasi tersebut dapat menjadi bekal penting bagi para remaja untuk lebih bijak dalam merencanakan masa depan, serta menjadi agen perubahan dalam pencegahan pernikahan dini dan stunting di masyarakat.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *