Skip to content

Retreat Kemah Moderasi Kemenag Nganjuk: Perkuat Moderasi Beragama untuk Indonesia Maju dan Damai

Nganjuk – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk sukses menggelar Retreat Kemah Moderasi dengan tema “Menguatkan Moderasi Beragama untuk Indonesia Maju dan Damai”. Kegiatan ini berlangsung pada 5–7 September 2025 di Asrama Militer Kodim 0810 Kabupaten Nganjuk dan diikuti oleh 14 satuan kerja, termasuk IPARI, APRI, IGRA, FKUB, serta lintas sektor lainnya.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Bapak Syaikhul Hadi, S.Ag., M.Fil.I, yang menekankan pentingnya moderasi beragama sebagai pondasi kebangsaan. Hadir pula Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Nganjuk, Bapak Abdul Rahman, S.Ag., M.Pd.I, Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk, serta jajaran tokoh masyarakat, tokoh agama, dan lintas sektor yang mendukung jalannya kegiatan.

Kehadiran Ketua PW IPARI Jawa Timur, Syajfudin Ma’arif, S.Ag., M.S.I, bersama tim menambah semangat peserta dalam memperkuat peran penyuluh agama. Beliau menyampaikan bahwa penyuluh agama memiliki tanggung jawab besar dalam merawat nilai-nilai kebersamaan, kerukunan, serta menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat.

Retreat kemah moderasi ini diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan yang menumbuhkan semangat kebangsaan, kebersamaan, serta menguatkan sikap toleransi dan gotong royong. Melalui interaksi antar peserta lintas lembaga dan sektor, tercipta suasana kebersamaan yang semakin memperkokoh ikatan persaudaraan.

Menurut ketua panitia Bapak Wahyudin Santoso, S.Ag, menerangkan tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman moderasi beragama di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk. Hal ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak bagi ASN, penyuluh agama, dan masyarakat dalam menjaga kerukunan beragama yang harmonis, inklusif, serta sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk berharap tumbuh semangat baru dalam memperkokoh persatuan bangsa melalui moderasi beragama. Sinergi antara pemerintah, penyuluh, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan Indonesia yang maju, rukun, dan damai.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *