Skip to content

Kemenag dan Rutan Sampang Matangkan Program Pesantren At-Taubah, PD IPARI Ambil Peran Strategis

Sampang – Rabu (27/8), bertempat di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II/B Sampang, Kementerian Agama Kabupaten Sampang menggelar koordinasi pemantapan program Pesantren At-Taubah. Program ini merupakan persiapan pematangan rencana teken nota kesepahaman (MoU) antara Rutan Sampang dengan Kementerian Agama yang bertujuan menghadirkan pendidikan keagamaan lebih terstruktur bagi warga binaan.

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Sampang, Mahrus Zamroni, S.Ag., M.H.I., bersama staf Bimas, Ketua PD IPARI Sampang Syaiful Rahman, S.Ag., M.Pd., serta sejumlah penyuluh agama Islam. Rombongan diterima hangat oleh Kepala Rutan Sampang, Kamesworo, A.Md.IP., S.H., M.H.

Dalam sambutannya, Kamesworo menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program pesantren lapas ini. “Asrama sudah ada, makan untuk napi juga sudah tersedia, tinggal pengajarnya yang masih kami butuhkan agar benar-benar bisa disebut pesantren,” ujarnya. Ia berharap, program ini dapat berjalan maksimal dan membawa keberkahan bagi seluruh warga binaan.

Kasi Bimas Islam, Mahrus Zamroni, menambahkan bahwa koordinasi ini merupakan langkah strategis mempertegas itikad baik dari pihak Rutan. “Untuk teknis akan kami bahas lebih lanjut di internal Kemenag. Ke depan, program ini juga akan melibatkan Pemerintah Kabupaten Sampang agar sarana dan prasarana dapat dimaksimalkan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PD IPARI Sampang, Syaiful Rahman, menegaskan bahwa IPARI akan mengambil peran aktif dalam pengembangan program Pesantren At-Taubah. IPARI akan berkontribusi melalui pendampingan, penguatan kurikulum keagamaan, serta penugasan para penyuluh agama yang siap menjadi tenaga pengajar bagi warga binaan. “Program ini bukan hanya untuk memberikan bekal spiritual, tetapi juga membentuk kesadaran baru agar warga binaan siap kembali ke masyarakat dengan akhlak yang lebih baik,” ungkapnya.

Dengan sinergi antara Kemenag, Rutan Sampang, PD IPARI, serta dukungan Pemkab Sampang, diharapkan Pesantren At-Taubah dapat menjadi model rehabilitasi berbasis keagamaan yang efektif, sekaligus menjadi ikhtiar bersama dalam membina warga binaan menuju perubahan yang lebih baik.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *