Madiun – Puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-3 IPARI yang diselenggarakan oleh PD IPARI Kabupaten Madiun berlangsung meriah melalui kegiatan Fun Bike bertema “IPARI Merawat Indonesia”, dengan sub tema “IPARI Sinergi, Madiun Harmoni, Indonesia Damai” Minggu (24/05). Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari unsur Kementerian Agama, Forkopimda, ASN, anggota IPARI, serta sebagian masyarakat umum.
Bupati Madiun H. Hari Wuryanto hadir bersama istri dan jajaran Forkopimda mengikuti kegiatan gowes bersama yang dimulai dari Pendopo Muda Graha Madiun dan finish di Wana Wisata Umbul Square, Dolopo dengan jarak tempuh kurang lebih 20 km. Turut hadir jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun, di antaranya Plt. Kasubbag TU H. Muhammad Tafrikhan, para Kasi dan Penyelenggara, Kepala Madrasah, Kepala KUA se-Kabupaten Madiun, serta seluruh pengurus dan anggota PD IPARI Kabupaten Madiun.
Selain gowes bersama, kegiatan juga dirangkai dengan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan penguatan ekoteologi. Tidak hanya itu, panitia juga menyerahkan sertifikat halal bagi UMKM, SKT Majelis Taklim, SKT Masjid/Mushola dan penganugerahan hadiah lomba video kreasi dakwah, serta berbagai doorprize menarik bagi peserta.
Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun yang diwakili Plt. Kasubbag TU H. Muhammad Tafrikhan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan dan sinergi yang terus dibangun IPARI bersama pemerintah daerah dan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Madiun H. Hari Wuryanto dalam sambutan pengarahannya menyampaikan bahwa meski baru berusia tiga tahun, IPARI Kabupaten Madiun telah menunjukkan perkembangan yang luar biasa. “IPARI baru berumur tiga tahun, tetapi tidak merangkak, langsung berlari,” ungkapnya yang disambut antusias peserta. Suasana semakin hangat ketika Bupati turut menghibur peserta dengan menyanyikan sebuah lagu di sela kegiatan.
Disamping itu ketua PD IPARI Kabupaten Madiun Kusnan menyampaikan bahwa pilihan kegiatan puncak harlah IPARI berupa fun bike (gowes) bersama merupakan bagian dari ‘kampanye gerakan efisiensi’ yang saat ini menjadi salah satu kebijakan pemerintah. Sedangkan gerakan menanam pohon merupakan implementasi salah satu Asta Protas Kementerian Agama, yakni penguatan ekoteologi, demikian tandasnya dalam wawancara terpisah.
Turut hadir dalam acara ini Ketua Tim Penyuluh Agama Islam Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur M. Ubaidilah dan Bendahara PW IPARI Jawa Timur M. Zakaria
Rangkaian acara ditutup dengan pengundian hadiah utama lima unit sepeda gunung. Kegiatan ini merupakan cerminan wujud sinergi dan harmoni antara penyuluh agama dan pemerintah daerah dalam melayani umat dan masyarakat serta merawat persatuan serta kerukunan dari Kabupaten Madiun untuk Indonesia. (kusnan/dion)
